Tools Wireless
Tools Wireless adalah kumpulan fitur diagnostik dan pemantauan yang digunakan untuk menganalisis lingkungan frekuensi radio, memecahkan masalah koneksi, serta mengoptimalkan performa jaringan nirkabel.
1. Pengertian dan fungsi Scanner
Scanner: Alat untuk memindai semua Access Point (AP) di sekitar. Ini menampilkan nama WiFi (SSID), kekuatan sinyal, dan frekuensi yang mereka gunakan.
- Flag (Paling Kiri): Menunjukkan status AP tersebut.Contoh:
AP (Access Point), A (Active):
-Berarti perangkat tersebut sedang aktif memancarkan sinyal.
-P (Bridge / Access Point): Menunjukkan bahwa perangkat tersebut berfungsi sebagai Access Point (titik akses) murni yang bisa menerima koneksi dari perangkat klien seperti HP atau Laptop.
ARB (Active, RouterOS, Bridge)
Jika Anda melihat huruf R, ini adalah informasi yang sangat berguna bagi pengguna MikroTik.
-A (Active): Perangkat sedang aktif.
-R (RouterOS): Ini menandakan bahwa perangkat pemancar tersebut menggunakan sistem operasi MikroTik (RouterOS). Perangkat non-MikroTik tidak akan memunculkan huruf "R".
-B (Bridge): Perangkat tersebut bekerja dalam mode Bridge.
APRB (Active, Bridge, RouterOS, Bridge)
Ini adalah kombinasi yang menunjukkan fitur lengkap dari sebuah pemancar MikroTik.
-A: Active.
-P: Access Point (bisa dikoneksikan oleh perangkat umum).
-R: RouterOS (identitas bahwa itu adalah MikroTik).
-B: Bridge (mendukung koneksi layer 2 atau jembatan jaringan).
- Address: Alamat fisik (MAC Address) dari perangkat pemancar tersebut.
- SSID: Nama jaringan WiFi yang terlihat oleh publik.
- Channel: Frekuensi yang digunakan (misalnya 2412 MHz) beserta lebar pita datanya.
- Signal Strength: Kekuatan sinyal yang diterima (dalam dBm). Semakin mendekati angka 0, semakin kuat sinyalnya. (Contoh: -54 dBm jauh lebih kuat dan bagus daripada -88 dBm).
- Noise Floor: Tingkat gangguan/kebisingan di latar belakang frekuensi tersebut. Biasanya standar berada di kisaran -95 hingga -105.
- Signal To Noise (SNR): Selisih antara Signal Strength dan Noise Floor. Semakin tinggi angkanya, semakin jernih dan stabil koneksi tersebut.
- Radio Name: Nama perangkat (identitas) jika perangkat lawan juga menggunakan MikroTik.
- Start / Stop: Untuk memulai atau menghentikan proses pemindaian sinyal.
- Connect: Tombol cepat untuk menghubungkan router Anda ke salah satu SSID yang dipilih dalam daftar. Jika Anda klik SSID lalu klik Connect, router Anda akan otomatis mencoba menjadi penerima (Station) dari WiFi tersebut.
- RouterOS Version adalah versi perangkat lunak yang sedang digunakan oleh perangkat MikroTik tersebut. Versi ini menentukan fitur apa saja yang tersedia, tingkat keamanan, serta kestabilan perangkat nirkabel tersebut.
2. Pengertian dan fungsi Freg. Usage
Freq. Usage (Frequency Usage) adalah salah satu "senjata" utama teknisi jaringan untuk menentukan kualitas udara di lokasi tersebut.
-Frequency (MHz): Daftar frekuensi yang tersedia di jangkauan router Anda (dalam gambar adalah frekuensi 2.4 GHz). Angka 2412, 2417, dst., merujuk pada nomor kanal WiFi.
-Usage (Persentase & Grafik Biru):
Ini menunjukkan tingkat kesibukan kanal tersebut dalam satuan persen (%). Semakin kecil angkanya, semakin baik.
Contoh di gambar: Frekuensi 2462 MHz memiliki penggunaan 59.3% (sangat padat/buruk), sedangkan 2447 MHz hanya 9.8% (sangat bersih/bagus).
-Noise Floor:
Menunjukkan tingkat "kebisingan" latar belakang pada frekuensi tersebut (dalam satuan dBm).
Angka standar biasanya berkisar antara -95 hingga -105. Semakin kecil angkanya (semakin negatif, misal -105), berarti lingkungan tersebut semakin sunyi dari gangguan sinyal non-WiFi (seperti mesin atau gelombang liar).
-Start: Menjalankan pemindaian secara real-time. Data akan terus berubah mengikuti trafik yang lewat di udara saat itu juga.
3. Pengertian dan fungsi Alignment Alignment adalah proses penyelarasan atau pengarahan posisi fisik antena agar berada pada titik koordinat yang tepat dan lurus sempurna menghadap antena lawan (Point-to-Point).
-Address & SSID: Identitas perangkat lawan yang sedang Anda "tembak" (dalam gambar: Kelompok 16-38).
-Rx Quality (Receive Quality): Kekuatan sinyal yang diterima oleh router Anda dari lawan. Angka -37 di gambar Anda menunjukkan sinyal yang sangat kuat dan luar biasa bagus (semakin mendekati 0 semakin kuat).
-Avg. Rx Quality: Rata-rata kekuatan sinyal yang diterima dalam beberapa detik terakhir. Ini berguna untuk melihat apakah sinyal stabil atau "goyang" terkena angin/gangguan.
-Tx Quality (Transmit Quality): Kekuatan sinyal yang dikirim dari router Anda ke lawan. Angka -33 juga menunjukkan kualitas transmisi yang sangat baik.
-Last Rx / Last Tx: Waktu (dalam detik) sejak paket data terakhir diterima atau dikirim. Angka 0.04 menunjukkan koneksi yang sangat responsif (hampir tidak ada jeda).
-Correct... (Correctness): Menunjukkan persentase paket data yang berhasil terkirim tanpa kesalahan. Angka 100 berarti koneksi Anda sempurna tanpa ada data yang hilang (packet loss).
-Start / Stop: Untuk memulai pemantauan sinyal secara real-time.
4. Pengertian dan fungsi Wireless Sniffer
Wireless Sniffer ini adalah alat analisis tingkat lanjut (expert) di MikroTik yang berfungsi untuk menangkap atau "mengendus" paket data mentah yang lalu lalang di udara.
-Processed Packets: Jumlah total paket data yang berhasil ditangkap sejak tombol Start ditekan.
-Memory Size & Memory Saved Packets: Menunjukkan berapa banyak data yang sedang disimpan sementara di dalam RAM router. Hati-hati, jika RAM penuh, performa router bisa terganggu.
-File Size & File Saved Packets: Jika Anda mengatur agar hasil "endus" disimpan ke dalam penyimpanan internal router (disk), angka ini akan menunjukkan besar file tersebut.
-Stream Sent Packets: Fitur ini digunakan jika Anda ingin mengirimkan data tangkapan secara real-time ke komputer lain yang menjalankan Wireshark (fitur Streaming).
-Sniffed Packets: Tombol untuk melihat daftar singkat paket yang baru saja ditangkap (biasanya hanya menampilkan alamat MAC sumber dan tujuan).
Saat Anda menekan tombol Start pada Wireless Sniffer, antarmuka nirkabel Anda (wlan1) akan berhenti memancarkan sinyal WiFi secara normal. Artinya, semua klien yang terhubung ke router Anda akan terputus sementara karena router sedang fokus "mendengarkan" semua paket di udara.

5. Pengertian dan fungsi Wireless Snooper
Wireless Snooper di Winbox dari semua alat bantu nirkabel di MikroTik, Snooper adalah yang paling detail untuk menganalisis beban trafik di udara.
-Channel: Menunjukkan frekuensi yang digunakan, lebar pita (20MHz), dan protokol (g/17dBm).
-Address & SSID: Identitas MAC Address dan nama WiFi dari pemancar yang terdeteksi.
-Signal: Kekuatan sinyal perangkat tersebut (semakin kecil angka negatifnya, semakin kuat).
-Of Freq. (%): Persentase penggunaan frekuensi secara keseluruhan oleh perangkat tersebut. Ini menunjukkan seberapa besar perangkat itu "menyita" waktu di udara (airtime).
-Of Traf. (%): Persentase penggunaan kapasitas data dibanding total trafik yang lewat. Jika angka ini tinggi, berarti perangkat tersebut sedang melakukan transfer data intensif (misal: streaming atau download).
-Bandwidth: Menunjukkan kecepatan data aktual yang sedang mengalir saat itu (contoh: 61.0 kbps). Anda bisa melihat secara langsung siapa yang sedang "menyedot" kuota udara.
-Networks: Jumlah jaringan (SSID) yang berjalan pada alamat fisik tersebut.
-Stations: Jumlah perangkat klien (HP/Laptop) yang sedang terhubung ke Access Point tersebut. Ini sangat krusial; jika Stations banyak, maka frekuensi tersebut pasti akan lebih padat.
-Start / Stop: Untuk memulai atau menghentikan proses pemantauan. Saat tombol ini ditekan, koneksi WiFi pada router anda biasanya akan terputus sementara karena kartu nirkabel sedang fokus memantau semua frekuensi (scanning mode).
6. Pengertian dan fungsi Reset Configuration
Tombol ini berfungsi untuk mengembalikan semua pengaturan pada interface nirkabel (wlan1) ke nilai standar pabrik (default).
Penting untuk dicatat bahwa tombol ini hanya menghapus pengaturan pada bagian WiFi saja. Pengaturan lain seperti IP Address, Firewall, DHCP, atau Password Winbox Anda tidak akan hilang.
Jika anda menekan tombol ini, parameter berikut akan kembali ke pengaturan awal:
-Mode: Kembali ke station.
-SSID: Kembali ke nama default (biasanya MikroTik).
-Band & Frequency: Kembali ke pengaturan otomatis/paling bawah.
-Security Profile: Kembali ke profil default (tanpa password).
-Frequency Mode & Country: Pengaturan negara akan hilang.
-Data Rate & TX Power: Jika sebelumnya Anda ubah secara manual, semuanya akan kembali ke otomatis.
Sekian langkah-langkah dari saya mengenai Tools Wireless, semoga dapat membantu teman-teman semua, maaf bila masih ada kesalahan dalam penulisannya atau kurang jelas langkah-langkahnya, terimakasih.
SEMOGA BERMANFAAT
Komentar
Posting Komentar