LAB 5.3 VIRTUAL ACCES POINT
Virtual Acces Point (VAP)
Hallo teman-teman, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial mengenai mengenai Virtual Acces Point disimak dengan baikk ya teman-teman!
Pengertian: Konfigurasi Virtual Access Point (VAP) pada perangkat RouterBoard RB951 merupakan salah satu metode untuk membuat lebih dari satu jaringan WiFi dalam satu perangkat fisik. Dengan fitur ini, satu interface wireless dapat memancarkan beberapa SSID (nama jaringan) yang berbeda, sehingga memungkinkan pemisahan jaringan seperti jaringan utama, tamu (guest), atau jaringan khusus tertentu tanpa perlu menambah perangkat tambahan.
R1 atau ISP
1. Langkah pertama, kalianmasuk kedalam Winbox terlebih dahulu. Klik ip address kalian lalu koneksikan.
2. Setelah itu, kalian masuk kedalam Wireless dan masuk kedalam Security profile. Disini anda harus membuat sebuah Security Profile untuk "wlan2". Lalu kalian ubah pada bagian-bagian seperti gambar dibawah ini.
3. Setelah itu, kita masuk ke menu Wireless, pada bagian WiFi Interfaces pilih wlan1, karena statusnya Disable atau ada tanda "X" kalian harus mengaktifkannya untuk mengaktifkan jaringan nirkabel caranya, kalian klik ikon centang pada interface tersebut agar statusnya menjadi Enable dan akan berubah menjadi aktif.
Jika sudah diaktifkan, tanda silang yang sebelumnya akan menghilang yang berarti wlan1 sudah aktif.
4. Setelah itu, buka menu Security Profiles, kemudian klik tombol “+” untuk menambahkan keamanan jaringan WiFi.
pada menu Security Profiles, di bagian kolom Name kalian isi dengan "profile1", lalu ubah Modenya menjadi Dynamic Keys. Pada Authentication Types, beri centang pada WPA PSK dan WPA2 PSK. Selanjutnya, isi bagian WPA Pre-Shared Key dan WPA2 Pre-Shared Key dengan kata sandi yang sama seperti WiFi hotspot pada handphone. Pastikan penulisan password benar agar router dapat terhubung tanpa masalah. Jika sudah, klik Apply lalu OK untuk menyimpan konfigurasi.
5. Selanjutnya buka menu WiFi Interfaces, lalu klik 2 kali pada wlan1, pada bagian Mode kalian ubah menjadi "station", lalu pada bagian Band diubah menjadi "2GHz-B/G/N, kemudian pada SSID kalian sesuaikan dengan nama hostpot kalian di sini pada bagian SSID kita ubah menjadi "bila", jika sudah lalu kalian klik Scanner untuk mendeteksi dan memilih WiFi yang akan di-connect oleh Mikrotik (mode station).
Jika sudah, lalu kita klik Start, di sini kita akan mencari jaringan WiFi (SSID) yang ingin kita hubungkan, lalu klik Connect.
Jika sudah, lalu pada bagian Security Profile, pilih profil nya sesuai dengan Name yang tadi kita tambahkan yaitu "profile1", setelah itu, klik Apply, kemudian klik OK untuk menyimpan pengaturan.
Jika sudah kalian klik Apply dan klik OK, pada wlan1 pasti statusnya langsung "R atau Running" karena sudah terhubung.
6. Selanjutnya kita akan minta IP DHCP Client nya, untuk meminta IP DHCP, caranya kalian masuk ke menu IP, kemudian pilih DHCP Client.
kita tambahkan DHCP Client nya dengan cara klik tanda (+), lalu kita ubah bagian interface nya menjadi wlan1, lalu klik Apply dan OK.
Jika sudah berhasil, DHCP Client yang telah kita tambahkan tadi akan terlihat pada daftar DHCP Client dan pastikan statusnya bound.
7. Selanjutnya kita akan menambahkan IP Address, caranya kalian pilih menu IP lalu pilih bagian yang Addresses.
kita akan menambahkan IP untuk ether2 agar R1 dan R2 dapat terhubung, caranya kalian klik tanda "+", lalu pada bagian Address kita isi sesuai dengan jumlah dari urutan kelompok, contohnya di sini kelompok 17 +18= 35, jadi untuk Address nya kita isi "35.35.35.1/24" dan Interface nya kalian ubah menjadi ether2, jika sudah lalu klik Apply dan klik OK.
Pada bagian kita bisa lihat bahwa telah berhasil membuat IP nya, yaitu ether2. Dengan sudah terdaftar artinya proses penambahan IP telah berhasil dilakukan.
8. Selanjutnya kita masuk ke menu IP dan pilih yang bagian DHCP Server, kita akan melakukan konfigurasi DHCP Server dengan memilih menu DHCP Setup. Pada bagian DHCP Server Interface, pilih ether2, kemudian lanjutkan konfigurasi dengan menekan Next atau Enter hingga proses selesai.
9. Kemudian kita tambahkan IP Firewall, caranya kalian buka New Terminal, lalu ketik perintah "ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade" lalu klik Enter, jika sudah lalu kita lihat daftar ip firewall nya, caranya kalian ketik "ip firewall nat pr" lalu klik Enter.
1. Langkah pertama pastikan kalin sudah Login pada aplikasi Winbox, Selanjutnya kita masuk ke menu New Terminal, kemudian kita ubah identitas router nya dengan mengetik perintah "system identity set name=VAP" lalu klik Enter.
2. Selanjutnya kita akan minta IP Address dari R1 untuk R2 nya, untuk meminta IP Address, caranya kalian masuk ke menu IP, kemudian pilih DHCP Client.
Selanjutnya, kita tambahkan DHCP Client nya dengan cara klik tanda (+), lalu kita ubah bagian interface nya menjadi ether1, lalu klik Apply dan OK.
3. Selanjutnya kita buka menu New Terminal, lalu kita akan coba ping ke 8.8.8.8, caranya kalian ketik "ping 8.8.8.8" lalu klik Enter, nah di sini kita bisa lihat bahwa hasilnya Reply yang menunjukkan bahwa koneksi internet pada R2 sudah berfungsi dengan baik.
4. Kemudian ke menu Wireless. Pada bagian WiFi Interfaces pilih wlan1, karena statusnya Disable atau ada tanda "X" kalian harus mengaktifkannya untuk mengaktifkan jaringan nirkabel caranya, kalian klik ikon centang pada interface tersebut agar statusnya menjadi Enable dan akan berubah menjadi aktif.
5. Setelah itu, buka menu Security Profiles, kemudian klik tombol “+” untuk menambahkan keamanan jaringan WiFi.
Pada menu Security Profiles, di bagian kolom Name kalian isi dengan "profile1", lalu ubah Modenya menjadi Dynamic Keys. Pada Authentication Types, beri centang pada WPA PSK dan WPA2 PSK. Selanjutnya, pada bagian WPA/WPA2 Pre-Shared Key, masukkan password nya. Jika semua pengaturan sudah diisi dengan benar, klik Apply, kemudian pilih OK untuk menyimpan konfigurasi.
6. Selanjutnya buka menu WiFi Interfaces, lalu klik 2 kali pada wlan1, lalu pada bagian Mode kalian ubah menjadi "ap bridge", lalu pada bagian Band diubah menjadi "2GHz-B/G/N", kemudian pada SSID kalian sesuaikan, dan yang terakhir pada Security Profile, pilih profil nya sesuai dengan Name yang tadi kita tambahkan yaitu "profile1". Setelah itu, klik Apply, kemudian tekan OK untuk menyimpan pengaturan.
7. Selanjutnya kita akan menambahkan IP Address yang akan digunakan sebagai gateway bagi perangkat yang terhubung ke SSID tersebut, caranya kalian pilih menu IP lalu pilih bagian yang Address.
kita akan menambahkan IP untuk wlan1, caranya kalian klik tanda "+", lalu pada bagian Address kita isi dari hasil gabungan masing-masing nomor absen kelompok kalian.
8. Kemudian, kita membuat VAP (Virtual Access Point) dengan membuka menu Wireless, lalu klik tombol “+” dan memilih opsi Virtual untuk menambahkan interface wireless virtual yang baru pada router.
Pada bagian Mode kalian ubah menjadi "ap bridge", kemudian pada SSID kalian sesuaikan dengan kelompok kalian di sini pada bagian SSID kita ubah menjadi "TamuKel1718", pada bagian Master Interface kalian isi "wlan1", lalu pada Security Profile, kalian ubah menjadi "default". Jika sudah, lalu klik Apply dan klik OK untuk menyimpan interface yang baru.
Pada bagian ini kita bisa lihat bahwa interface wlan2 yang tadi baru kita buat sudah ada pada daftar WiFi Interface yang artinya sudah berhasil ditambahkan.
9. Setelah itu, berikan password untuk VAP yang sudah dibuat dengan membuka menu Security Profiles, kemudian klik tombol “+” untuk membuat profil keamanan baru.
di bagian kolom Name kalian isi dengan "profile2", lalu ubah Modenya menjadi Dynamic Keys. Pada Authentication Types, beri centang pada WPA PSK dan WPA2 PSK. Selanjutnya, pada bagian WPA/WPA2 Pre-Shared Key, masukkan password nya sesuai yang kalian inginkan untuk interface baru, yaitu "Kelompok17-18". Jika semua pengaturan sudah diisi dengan benar, klik Apply, kemudian pilih OK untuk menyimpan konfigurasi.
Begitu konfigurasi di-Apply, SSID yang baru dibuat akan tampil pada daftar jaringan WiFi di perangkat kalian.
11. Karena SSID dari wlan2 sudah terlihat namun belum bisa dipakai, kita harus menambahkan IP Address sebagai gateway untuk interface tersebut. Masuk ke menu IP, lalu pilih Addresses.
kita akan menambahkan IP untuk wlan2, caranya kalian klik tanda "+", lalu pada bagian Address kita isi dari hasil gabungan masing-masing nomor absen kelompok kalian.
Kita akan melakukan konfigurasi DHCP Server dengan memilih menu DHCP Setup. Pada bagian DHCP Server Interface, pilih wlan1, kemudian lanjutkan konfigurasi dengan menekan Next atau Enter hingga proses selesai.
13. Kemudian pada interface wlan2 kita akan mengaktifkan fitur Hotspot. Masuk ke menu IP, pilih Hotspot, lalu klik Hotspot Setup untuk memulai proses konfigurasi.
Pada bagian HotSpot Interface pilih wlan2, kemudian klik Next hingga muncul bagian DNS Name kalian isi dengan nama bebas yang diakhiri .net setelah itu lanjutkan ke tahap pengaturan username dan password Hotspot, biasanya username default adalah admin dan password dapat dikosongkan atau disesuaikan. Klik Next terus hingga proses selesai. Jika konfigurasi berhasil, setiap perangkat yang terhubung ke wlan2 harus melakukan login terlebih dahulu sebelum bisa mengakses internet.
Pada bagian ini kita bisa lihat bahwa konfigurasi Hotspot yang tadi kita lakukan sudah terdaftar atau sudah berhasil kita Setup.
14. Selanjutnya, tambahkan konfigurasi NAT agar koneksi dari jaringan lokal bisa diteruskan menuju R1 melalui ether1. Masuk ke menu IP, pilih Firewall, buka tab NAT, lalu klik tombol "+" untuk membuat rule baru.
Pada tab General, pastikan Chain diatur ke srcnat, lalu pada bagian Out. Interface pilih ether1 karena R2 terhubung ke R1 melalui interface tersebut. Setelah itu pindah ke tab Action, ubah Action menjadi masquerade, kemudian klik Apply dan OK untuk menyimpan pengaturan.
15. Selanjutnya, kita akan melakukan pengujian koneksi WiFi dengan menghubungkan laptop ke SSID wlan1 yang sudah dibuat sebelumnya. Setelah terhubung, buka Control Panel, masuk ke Network and Internet, lalu pilih Network Connections. Klik pada WiFi, pilih Status, kemudian tekan Details untuk melihat informasi jaringan seperti IPv4 Address, Gateway, dan DNS yang diberikan oleh router.
Selanjutnya kita akan coba ping ke 8.8.8.8 pada cmd, caranya kalian buka terlebih dahulu aplikasi cmd, lalu kalian ketik "ping 8.8.8.8" dan klik Enter, nah di sini kita bisa lihat bahwa hasilnya Reply yang menunjukkan bahwa laptop berhasil terhubung ke internet melalui jaringan yang telah dikonfigurasi.
16. Untuk wlan2, pengujian dilakukan menggunakan handphone. Sambungkan handphone ke SSID wlan2, dan setelah terhubung akan muncul halaman login karena interface ini menggunakan sistem Hotspot. Pada halaman tersebut, masukkan username admin dan biarkan password kosong, kemudian tekan Connect sampai perangkat berhasil tersambung ke internet. Login ini diperlukan karena fitur Hotspot menggunakan mekanisme autentikasi, sehingga setiap perangkat yang terhubung harus melakukan login terlebih dahulu sebelum dapat mengakses internet.
17. Untuk melihat jumlah dan daftar perangkat yang terhubung ke wlan1 maupun wlan2, buka menu Wireless lalu masuk ke tab Registration untuk menampilkan perangkat yang sedang terkoneksi secara nirkabel. Selain itu, kalian juga dapat memeriksanya melalui menu IP, lalu pilih menu DHCP Server dan pilih Leases untuk melihat perangkat mana saja yang telah mendapatkan IP address dari router.
Sekian langkah-langkah dari saya mengenai Virtual Acces Point , semoga dapat membantu teman-teman semua, maaf bila masih ada kesalahan dalam penulisannya atau kurang jelas langkah-langkahnya, terimakasih.
SEMOGA BERMANFAAT
Komentar
Posting Komentar