Lab 02 KONSEP BRIDGE

Konsep Bridge

Hallo teman-teman, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial mengenai Lab 02 mengenai Konsep bridge disimak dengan baikk ya teman-teman!

Konsep bridge adalah metode jaringan komputer yang menghubungkan dua atau lebih jaringan agar bisa saling berkomunikasi seperti satu jaringan, dengan meneruskan data berdasarkan alamat MAC sehingga lalu lintas lebih teratur dan efisien.

1. Langkah pertama, kita akan buka Control Panel terlebih dahulu untuk mengatur pengaturan sistem komputer.


• Kemudian kalian klik pada bagian Network and Internet.


• Lalu kalian pilih yang Network and Sharing Center.


• Kemudian kalian klik yang Change adapter settings.


2. Kemudian kita akan menggabungkan Ethernet dan Wi-Fi, agar koneksi internet bisa dibagikan ke perangkat lain melalui kabel jaringan, dengan cara kalian tekan Ctrl dan kalian klik yang ingin kalian gabungkan, di sini kita akan menggabungkan Ethernet 5 dan Wi-Fi, jika sudah klik kanan dan pilih yang "Bridge Connections". Jika sudah digabungkan akan muncul Network Bridge dari hasil Ethernet 5 dan Wi-Fi.










3. Setelah itu kita akan melihat IP nya, caranya kalian klik kanan pada bagian Network Bridge, lalu klik pada bagian status. Jika sudah, kalian klik Details dan di sini kita bisa lihat bahwa sudah ada IP dan Gateway yang kita dapatkan dari hasil gabungan antara Ethernet 5 dan Wi-Fi.




4. Kemudian kita akan buka aplikasi winbox dan login menggunakan MAC Address yang terdapat pada bagian "Managed". Setelah itu masukkan username dan password (jika diperlukan), kemudian klik Connect untuk masuk ke dalam Winboxnya.


5. Jika sudah masuk ke dalam aplikasi winbox, kemudian kalian klik menu IP dan pilih yang DHCP Client untuk menambahkan alamat IP secara otomatis ke perangkat dalam jaringan.

• kita akan menambahkan IP DHCP nya, dengan cara kalian klik tanda "+".


• Kemudian jika sudah pada bagian Interface kalian pilih sesuai dengan ether yang kalian gunakan, di sini kita pilih yang ether2, lalu klik Apply dan OK.


• Nah jika sudah, maka pada bagian daftar DHCP Client akan terlihat bahwa interface ether2 yang sebelumnya telah ditambahkan, dan statusnya akan tampil sebagai bound, menandakan bahwa DHCP sudah aktif dan berhasil mendapatkan alamat IP.


6. Kemudian kita akan mengecek IP Addressnya, caranya kalian pilih menu IP dan pilih bagian Addresses untuk mengecek apakah sudah ada IP yang tadi kita tambahkan.

Nah, di sini sudah terlihat bahwa ada IP yang tadi kita tambahkan dan statusnya sudah Dynamic.


7. Setelah itu kita akan masuk ke New Terminal untuk melakukan pengujian koneksi melalui Terminal dengan menjalankan perintah ping 8.8.8.8 untuk memastikan jaringan sudah terhubung dengan internet, caranya kalian ketik "ping 8.8.8.8" jika hasilnya reply berarti sudah terhubung ke internet.


Manual 

1. Langkah pertama, kita akan menggabungkan antara Ethernet dan Wi-Fi, agar koneksi internet bisa dibagikan ke perangkat lain melalui kabel jaringan, dengan cara tekan Ctrl dan klik yang ingin kalian gabungkan, di sini kita menggabungkan Ethernet 5 dan Wi-Fi, jika sudah klik kanan dan pilih yang "Bridge Connections". Jika sudah digabungkan akan muncul Network Bridge dari hasil Ethernet 5 dan Wi-Fi.


2. Selanjutnya kita akan melihat IP nya, caranya klik kanan pada bagian Network Bridge, lalu kalian pilih yang status. Jika sudah lalu klik Details dan di sini kita bisa lihat bahwa sudah ada IP dan Gateway yang kita dapatkan dari hasil gabungan antara Ethernet 5 dan Wi-Fi.


3. Setelah itu kita akan buka aplikasi winbox dan akan login menggunakan MAC Address yang terdapat pada bagian "Managed". Setelah itu masukkan username dan password (jika diperlukan), kemudian klik Connect untuk masuk ke dalam Winboxnya.


4. Jika sudah masuk ke dalam aplikasi winbox, lalu kalian klik pada menu IP dan pilih yang DHCP Client untuk menambahkan alamat IP secara otomatis ke perangkat dalam jaringan.

• kita akan menambahkan IP DHCP nya, dengan cara kalian klik tanda "+".


5. Kemudian pada bagian Interface kalian pilih sesuai dengan ether yang kalian gunakan, disini kita pilih yang ether2, lalu klik Apply dan OK.


6. Selanjutnya, kita akan menambahkan IP Address secara manual, caranya kalian pilih menu IP lalu pilih yang Addresses.

• Kita akan menambahkan IP Addtress nya, dengan cara kalian klik tanda "+".




7. Kemudian pada bagian Address kalian isi sesuai dengan IP Address yang kalian dapatkan dari gabungan Ethernet 5 dan Wi-Fi yang tadi kita sudah cek pada statusnya, tapi saat kalian tambahkan angka paling belakangnya harus di tambah 1 angka dan menggunakan "/24", disini kita isi dengan "10.174.134.17/24", lalu Interfacenya kalian ubah menjadi "ether2", jika sudah semua lalu klik Apply dan OK.


8. Nah jika sudah maka tampilannya akan seperti ini, berikut merupakan IP Address yang
sudah kita request. 


9. Kemudian kita akan pilih menu IP dan pilih yang Routes untuk menentukan jalur data ke internet atau gateway.

• Kita akan menambahkan Gateway nya, dengan cara kalian klik tanda "+", lalu pada bagian Gateway kalian isi sesuai dengan IP Gateway yang kalian dapatkan dari gabungan Ethernet 5 dan Wi-Fi yang tadi kita sudah cek pada statusnya, disini kita isi dengan "10.174.134.9", lalu jika sudah semua lalu klik Apply dan OK.




10. Maka pada daftar Route List akan terlihat Gateway yang sudah kalian tambahkan sebelumnya dan statusnya AS atau Active & Static yang artinya route sudah aktif dan dibuat manual.


11. Terakhir kita akan masuk ke New Terminal untuk melakukan pengujian koneksi melalui Terminal dengan menjalankan perintah ping 8.8.8.8 dan perintah ping google untuk memastikan jaringan sudah terhubung dengan internet, caranya kalian ketik "ping 8.8.8.8" dan "ping google.com" jika hasilnya reply berarti sudah terhubung ke internet.


Sekian langkah-langkah dari saya mengenai Lab 02 Konfigurasi Bridge, semoga dapat membantu teman-teman semua, maaf bila masih ada kesalahan dalam penulisannya atau kurang jelas langkah-langkahnya, terimakasih
 
SEMOGA BERMANFAAT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAB 1.1 CARA INSTALASI MIKROTIK DI PNETLAB

LAB 1.9 BACKUP DAN RESTORE

CARA MENGINSTAL MIKROTIK DI VIRTUALBOX