LAB 3.2 CREATE BRIDGE 2 ROUTER
Lab 3.2 Create Bridge 2 Router
Hallo teman-teman, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial mengenai Lab 3.2 Create Bridge 2 Router, disimak dengan baikk ya teman-teman!
1. Langkah pertama yaitu, kita menambahkan router Mikrotik, dengan cara klik kanan lalu pilih Node dan pilih yang Mikrotik RouterOS. Kemudian setting Router, karena ingin membuat 2 router maka isi bagian Number of nodes to add menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 router sekaligus, setelah itu pada bagian Name diberi nama R1-HSRN untuk identifikasi tapi kebetulan saya disini memakai nama sendiri, dan pada bagian icon nya diubah menjadi ASR Blue.png yang digunakan agar mudah dikenali di topologi. Selanjutnya, pada bagian RAM 64 MB agar RouterOS dapat berjalan dengan baik, lalu pada bagian Secondary Console diubah menjadi WinBox, kemudian pada bagian Ethernet diubah menjadi 5, dan pada bagian Qemu Options dihapus, jika sudah lalu kalian klik save.
2. Setelah itu pada bagian Number of nodes to add kalian isi menjadi 2 agar bisa menambahkan 2 PC sekaligus, lalu pada bagian Name ubah menjadi PC, dan ubah icon nya menjadi MAC_PC.png, jika sudah lalu kalian klik save.
3. Kemudian kalian tambahkan Networknya dengan cara kalian klik kanan kursor, setelah itu pilih yang Network, kemudian ganti Name/Prefix nya menjadi ISP, dan ganti type nya menjadi Management(cloud0), lalu kalian klik save.
4. Lalu kalian hubungkan Router dengan Internet lalu hubungkan juga Router dengan VPC.
Seperti gambar berikut.
5. Selanjutnya klian klik mikrotik hingga muncul terminal, lalu pada bagian Loginnya isi "admin" dan passwordnya di kosongkan saja lalu klik enter. Kemudian akan muncul tulisan kalian klik Ctrl+C dan Ctrl+L untuk menghapus perintah sebelumnya. Lalu akan muncul "[admin@Mikrotik]" maka diubah menjadi nama kalian dengan cara ketik "system identity set name=R1-SN" lalu kalian ketik "ip address pr" untuk melihat alamat ip lalu kalian klik enter.
6. Kemudian kita akan coba untuk ngeping ke ip DNS untuk mengecek apakah si router sudah terhubung ke internet atau belum, caranya kalian ketik "ping 8.8.8.8" lalu enter, jika hasilnya reply selanjutnya kita akan coba untuk ngeping ke google, caranya ketik "ping google.com" dan kalian klik enter.
7. Selanjutnya kita akan membuat interface bridgenya antara ether2 dengan ether3, sebelum membuat interface kita buat dulu nama bridgenya, perintahnya yaitu kalian ketik "interface bridge add name=bridge1" lalu klik enter, kemudian kita cek daftar bridgenya dengan perintah kalian ketik "interface bridge pr" lalu klik enter, untuk memastikan bahwa bridge1 yang tadi kita tambahkan sudah ada di dalam router mikrotik dan pastikan hasilnya R/running.
8. Selanjutnya kita akan tambahkan interface ether2 dan ether3 ke dalam bridge1 dengan menggunakan perintah kalian ketik "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether2" dan "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether3" lalu enter, kemudian kita akan coba lihat daftar portnya menggunakan perintah kalian ketik "interface bridge port pr" lalu klik enter, perintah ini bertujuan untuk memastikan bahwa ether2 dan ether3 telah berhasil ditambahkan dan statusnya sudah terdaftar di bridge1.
9. Jika sudah kita akan tambahkan IP address pada interface bridge1 dengan cara kalian ketik perintah "ip address add address=172.16.1.1/24 interface=bridge1" lalu klik enter, perintah ini digunakan untuk memberikan IP 172.16.1.1/24 pada bridge1, sehingga bridge1 berfungsi sebagai gateway bagi perangkat yang terhubung ke jaringan, lalu kita ketik "ip address pr" dan klik enter, untuk menampilkan daftar alamat IP yang ada pada router dan memastikan bahwa IP 172.16.1.1/24 sudah berhasil ditambahkan ke bridge1.
10. Kemudian kita akan coba membuat DHCP Server sesuai dengan topologi, dengan menggunakan perintah "ip dhcp-server setup" lalu klik enter, setelah kalian enter pada bagian interface kalian ketik "bridge1" dan kalian klik enter.
11. Lalu pada bagian dhcp address space kalian klik enter saja, selanjutnya pada bagian gateway for dhcp network kalian klik enter juga, setelah itu pada bagian addresses to give out kalian klik enter juga, kemudian pada bagian dns servers kalian biarkan saja sesuai dengan yang connect ke internetnya, lalu klik enter dan pada bagian lease time nya kalian biarkan default 10 menit, lalu kalian klik enter.
Untuk verifikasi nya kalian ketik perintah "ip dhcp-server pr" lalu kalian klik enter.
12. Kemudian kita akan login pada R2-HSRN, pada bagian Loginnya isi "admin" dan passwordnya di kosongkan saja lalu klik enter. Kemudian akan muncul tulisan kalian klik Ctrl+C dan Ctrl+L untuk menghapus perintah sebelumnya. Lalu akan muncul "[admin@Mikrotik]" maka diubah menjadi nama kalian dengan cara ketik "system identity set name=R2-Client" lalu kalian ketik "ip dhcp-client pr" lalu klik enter, untuk melihat bahwa kita sudah dapat ip nya dan statusnya bound yang artinya sudah terhubung dan berhasil mendapatkan IP dari DHCP Server.
13. Selanjutnya kalian ketik "ip address pr" lalu klik enter, untuk melihat alamat ip. Kemudian pada R1-HSRN2 kita buat dulu nama bridgenya untuk PC4, perintahnya yaitu "interface bridge add name=bridge1" lalu klik enter, kemudian kita cek daftar bridgenya dengan perintah "interface bridge pr" lalu klik enter, untuk memastikan bahwa bridge1 yang tadi kita tambahkan sudah ada dalam router mikrotik dan pastikan hasilnya R/running.
14. Setelah itu kita akan tambahkan interface ether1 dan ether2 ke dalam bridge1 dengan ketik "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether1" dan "interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether2" lalu klik enter, kemudian kita akan coba lihat daftar portnya dengan ketik "interface bridge port pr" lalu klik enter, perintah ini bertujuan untuk memastikan bahwa ether1 dan ether2 telah berhasil ditambahkan dan statusnya sudah terdaftar di bridge1.
15. Lalu kita akan masuk kembali ke terminal R1-HSRN1 dan kita kasih ip firewall nat terlebih dahulu, dengan menggunakan perintah "ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1" lalu enter, dan kita akan verifikasi dulu, caranya kalian ketik perintahnya yaitu "ip firewall nat pr" lalu klik enter, perintah ini digunakan untuk melihat rule NAT yang sudah dibuat pada router. Lalu jika sudah kita akan coba ngeping dengan perintah "ping 8.8.8.8" lalu klik enter.
16. Kemudian kita akan uji di PC3, dengan cara coba request dari client ke router, dengan menggunakan perintah "ip dhcp" lalu enter dan pastikan hasilnya DORA, setelah itu coba ping ke ip DNS dengan menggunakan perintah "ping 8.8.8.8" lalu klik enter, nah disini bisa kita lihat bahwa hasilnya reply yang artinya sudah terhubung dengan internet.
17. Kemudian kita akan uji di PC4, dengan cara coba request dari client ke router, dengan menggunakan perintah "ip dhcp" lalu enter dan pastikan hasilnya DORA, setelah itu coba ping ke ip DNS dengan menggunakan perintah "ping 8.8.8.8" lalu klik enter, nah disini bisa kita lihat bahwa hasilnya reply yang artinya sudah terhubung dengan internet.
18. Langkah terakhir yaitu kalian klik R1-HSRN kembali untuk mengecek daftar ip dhcp servernya, dengan cara ketik " ip dhcp-server lease pr" lalu klik enter. Setelah itu kita akan coba lihat daftar port ethernet interface nya, dengan cara kalian ketik "interface ethernet pr" lalu klik enter, nah bisa kita lihat bahwa pada ether2 dan ether3 statusnya berubah menjadi Running Slave (RS) karena tadi sudah diubah menjadi bridge.
Sekian tutorial dari saya mengenai Lab 3.2 Create Bridge 2 Router, semoga dapat membantu
teman-teman semua, maaf bila masih ada kesalahan dalam penulisannya atau kurang jelas
langkah-langkahnya, terimakasih.
SEMOGA BERMANFAAT YA TEMAN-TEMAN
Komentar
Posting Komentar