LAB 2.3 KONFIGURASI DHCP SERVER LEASE MANAGEMENT
Konfigurasi Dhcp Server Lease Management
Hallo teman-teman, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial mengenai
Konfigurasi Dhcp Server Lease Management, disimak dengan baikk ya teman-teman!
1. Langkah pertama yaitu kalian buka terminal Router Mikrotiknya lalu ketik "ip address pr" lalu enter maka akan muncul ip, Kemudian ketik kembali "ip dhcp-server lease pr" lalu enter
2. Selanjutnya kalian klik VPC2 lalu ketik "ip dhcp" lalu enter setelah itu ketik "sh ip" kemudian enter untuk melihat ip dhcp. Selanjutnya ngeping dengan cara ketik "ping 20.20.20.1" lalu enter.
3. Setelah itu kembali ke terminal Mikrotik lalu ketik "ip dhcp-server lease pr" lalu enter untuk melihat bahwa address urutan 1 ada D nya yaitu dynamic
4. Langkah selanjutnya untuk menghapus D (dynamic) nya dengan cara ketik "ip dhcp-server lease make-static numbers=1" lalu klik enter. Kemudian verifikasi sudah berubah atau belum dengan cara ketik "ip dhcp-server lease pr" lalu klik enter
5. Selanjutnya ketik "ip dhcp-server lease set 1 user-src-mac=yes" lalu klik enter
6. Setelah itu ketik "ip dhcp-server set 1 add-arp=yes" lalu klik enter, Kemudian ketik "interface ethernet pr" lalu klik enter kembali
7. Selanjutnya ketik "interface ethernet set 2 arp=reply-only" lalu klik enter. Kemudian ketik "interface ethernet pr" lalu klik enter jika sudah maka bisa dilihat bahwa ether3 sudah berubah menjadi reply-only
8. Lalu klik VPC2 untuk menguji kemudian ketik "clear ip" lalu enter kemudian ketik "sh ip" untuk memunculkan ip dhcp tetapi kosong tandanya belum terisi
Selanjutnya tambahkan ip dengan cara ketik "ip 20.20.20.2/24 20.20.20.1" lalu enter, ternyata tidak bisa karena ip tersebut sudah dipakai oleh VPC lain maka harus di ganti, cara gantinya ketik "ip 20.20.20.3/24 20.20.20.1" lalu klik enter
9. Setelah itu kita akan coba ngeping ke gateway nya apakah bisa atau tidak dengan cara ketik "ping 20.20.20.1" lalu enter
10. Selanjutnya yaitu klik terminal Mikrotik kembali lalu ketik "ip address pr" lalu klik enter. Kemudian salin ip address tersebut untuk di Winbox, selanjutnya yaitu kalian search aplikasi Winbox pada kolom pencarian lalu klik open
12. Kemudian kalian login menggunakan ip address kalian dan pada password kalian kosongkan saja lalu klik "Connect"
13. Kemudian akan mengubah VPC4 untuk request ip dhcp dengan cara yaitu ketik "ip dhcp" lalu klik enter
14. Setelah itu masuk lagi pada Winbox klik "IP" lalu klik "DHCP SERVER" kemudian klik "Leases"
15. Selanjutnya klik kanan 2 kali paling bawah yang masih D (dynamic) lalu ubah menjadi Make Static untuk menghilangkan D (dynamic) nya dengan cara klik "Make Static"
16. Kemudian akan berubah tidak ada lagi D (dynamic) nya pada address tersebut
17. Langkah selanjutnya menjadikan arp reply-only dengan cara klik 2 kali lalu ubah Address nya menjadi "30.30.30.10" kemudian centang "Use Src.MAC Address" lalu klik "Apply" dan klik "OK"
Maka angkanya akan berubah menjadi 30.30.30.10 seperti gambar berikut
18. Langkah selanjutnya klik "DHCP" lalu klik "ether2" dan scroll kebawah lalu centang pada bagian "Add ARP For Leases" lalu klik "Apply" kemudian klik "OK"
19. Kemudian klik "Interface" lalu klik ether3 lalu pada bagian ARP klik "reply-only" setelah itu klik "Apply" dan "OK"
20. Setelah itu kita akan uji coba di client dengan cara masuk ke terminal lagi tetapi klik VPC4 lalu ketik "clear ip" lalu enter kemudian ketik "sh ip" lalu enter
21. Selanjutnya ketik "ip 30.30.30.20/24 30.30.30.1" lalu enter kemudian ngeping dengan cara "ping 30.30.30.1" ternyata timeout karena staticnya adalah 10 maka tidak bisa
22. Kemudian ketik kembali "ip 30.30.30.10/24 30.30.30.1" lalu enter dan ngeping kembali dengan cara ketik "ping 30.30.30.1"
23. Langkah terakhir bagaimana agar bisa reply caranya yaitu ketik "ip dhcp" lalu enter dan ketik "ping 30.30.30.1" lalu enter
Komentar
Posting Komentar